tanpa saling berbicara sedikitpun aku merasa iba, dan tante masih terus menangis, entah apa yang dipikirnya lalu diluar kesadaran aku memeluk kepala tante mendekapkan didadaku, lalu kubisikkan ditelinganya lirih …“aku gak mau melayanimu rian, aku adalah tantemu yang kotor, tak pantas aku berada didepanmu”
“tante … kita sama-sama kotor, gak mungkin kan aku memakai wanita panggilan, jika aku ini adalah orang suci?”
“tapi …. Bokep jepang kami berpisah setelah tante terbangun dri tidurnya selama 1 jam … tak lupa pun aku minta nmor hp tante agar suatu saat nanti kita masih bisa bermain main lagi …“oh …. rob”
“nikmat sekali batang pinoymu rob ….”
“aaaaagh …. T A M A T tangan tante tutik yang semula menyentuh tubuhku, ternyata kedua tangan itu telah menutupi wajahnya dengan isakan tangis yang menderu, “ya Tuhan … apa yang harus kulakukan”“jangan menangis lagi, lanjutkan tugas tante, dan aku berjanji




















