Didalam kamar aku langsung terduduk diatas kasur. Aku ikut tersenyum. Bokeb Itu lebih enak menurutku. Dia mengocok kontolnya dengan cepat. Umpan nya dimakan ikan. Penasaran, aku keluar menuju dapur yang bedekatan dengan ruang tengah yang biasa dipakai kumpul oleh mreka. Aku tersenyum dan mengelus wajahnya. Yuk ah ke bawah” kataku sambil berdiri dan berjalan cepat menuju tangga untuk kebawah tanpa memperdulikan jawaban Farel.Dibawah, diteras rumah, aku melihat Budi sedang duduk didepan jendela kamarku. Dirumahku atau pun lebih bebas dirumahnya yang memang dia tempati sendirian. Akhirnya setiap hari, kami sms an. Ingin rasanya aku teriak menikmati kenikmatan itu. Kucatat di hp ku. Dengan acuh nya akupun memalingkan muka dan kembali ke dalam kamar. Akhirnya aku tuntun kontolnya menuju lubang memekku. Dia ga berani ke kamar mandi kamar yang dia tempati. “Eh teteh, boleh.” Jawab nya terlihat sedikit kaget mendengar todonganku, lalu




















