akhirnya aku di bantu Mery lagi “Kamu tau nomor telepon atau kos Elvita Mer…”“Tidak dok…kita beda kos…kenapa gitu?”“mhh..atau dokter…hihihi…suka sama dia ya” sahutnya sambil tersenyum“tidak…cuma dia itu cekatan dan pintar…makanya saya suka sekali kalau diasisteni dia…lagian juga dia ngga akan mau sama aku ini”“Iya dok…banyak yang sudah mau khitbah dia..tapi dia tidak mau…dia mau selesaikan dulu kuliahnya…dia itu baik dan cantik lagi” sambil mengikuti langkahku di ruang persalinan“Kamu juga cantik…” aku mulai mengeluarkan racunku, kalau ga dapet yang poin 9 ya minimal 7 atau 8 juga tidak apa-apa. Bokep Tidak semua affairku selalu aku tiduri…yang penting ada penawaran rindu dan bisa memuaskanku walau tidak sampai melakukan senggama.“Aku sibuk Len…banyak yang melahirkan juga jadi residen” ujarku sambil memegang pinggangnya“tidak ada waktu untuk aku?…sebentar saja…” lalu dia memagut bibirku dan selanjutnya kami pun bercumbu. “Kamu sakit Vit?”“Nggak kak” lemah sekali bicaranya“Kenapa kamu



















