Bapak Ojol tersebut masih saja memainkan putingku.“Kak Nadya.”“Iyaa.” Aku menyahut panggilan dari pelayan store.“Pak, udah, Pak.” Bapak Ojol tersebut baru melepaskanku setelah meninggalkan satu cupangan di toketku.Aku pun mengambil pesanan dan balik menuju kursi tempat Elyan menungguku. Gila. Video Bokep Itu pentil udah ngeras aja.”“Ih apaan sih.” Aku pun pura-pura malu dan jual mahal.“Haha. Enak?”“Aaah… Iyaa… Enaak. Gede banget, Nad.”“Ehm.. Sekarang lepas semua pakaianmu.” Akupun melepas semua pakaianku yang tersisa yakni kemeja kantor dan bh.“Kalo sudah sekarang atur getaran vibratormu ke yang paling tinggi.”“Aaaaahh… ahhh… Sudah, Yan. Dan ingat, saat bertemu, aku mau kamu pakai kemeja putih tanpa dalaman. Ia bilang, paket itu akan membuat aku menjadi semakin binal. Jangan pakai baju sampai rumah.” Aku hanya mengangguk mengiyakan. Sehingga terkadang saat di kantor, diam-diam aku akan memainkan toketku.




















