Aku merasa lega sekali. Kami sekeluarga memiliki usaha yang besar. Bokeb Pengalaman ini terus kuingat sepanjang hidupku. Mama mengetuk pintu kamarku dan masuk ke kamarku. Kemudian Mama melepaskan pelukannya, lalu sedikit menaikan pantat, memegang kontolku dan akhirnya memasukkan memeknya ke kontolku yang sudah tegang dari tadi hingga kepala kontolku memasuki liang senggamanya. Dukun itu memang gila. Tampaknya ia tidak mandi sebelum ke sini seperti sebelumnya, tapi aku tidak kecewa. Pak Mo itu sudah tua dan tampangnya juga jelek. Selain itu, tubuh Mama hari itu wangi karena tampaknya baru saja mandi. Untung saja Pak Mo, supir kami tidak ikut. Mama lalu menaruh kedua tangannya di pundakku lalu perlahan-lahan merendahkan tubuhnya sehingga perlahan memeknya membungkus kontolku. Dan segala perkataan dukun itu telah terbukti.”
“Terus harus sama siapa?”
“Pokoknya harus lelaki dewasa yang bukan suami sendiri. Dan aku tiba-tiba saja tak dapat menahan lagi dan




















