Ternyata benar-benar mungil tetapi ramai. Dasar orang udik, saya sampai kapok.Kiko lalu mengajakku keluar hall. Video Bokep “Ichiban suyoi kudasai!”, pinta saya.Setelah bergelas-gelas sierra, gorbatchev dan chivas regal tidak menampilkan reaksi. Kalau tiak salah, namanya Roncalli. Paha kami saling mengapit sambil bergoyang funk (itu lho musik negro 70-an). Orang Jepang bila belum kenal terkesan sombong, namun bila sudah kenal ramahnya luar biasa. Dari kejauhan tampak bangunan putih menjulang, saya sudah semakin dekat.Swatchku menunjukkan jam 8.15 PM. Tetapi tampaknya Kiko cukup cuek. Coba lihat film bokep Jepang, burung cowoknya kecil-kecil, itu saja sudah diandalkan. Obrolan kami semakin hangat dan Makiko (yang akhirnya kupanggil Kiko) mulai merangkul tanganku. Saya tersenyum saja sambil mengatakan kalau saya orang RI. Salah satunya sempat bilang, “Salam buat orang rumah, mas!”
Belum sempet saya menanggapinya, cewek putih, sexy, berambut panjang itu sudah menyapa laki-laki berjas lain. Ternyata Kiko ada




















