Eh, iya senyum juga… Lucu mungkin baginya mendengar sahutan Randy… Wangi yang berpendar dari sosknya mau gak mau mengusik keberadaan pemuda itu. Tatapan yang wajar. Bokep barat Ibu Selfi tidak pernah berpikir panjang atau merenungkan semua rangkaian perhubungannya dengan Randy. “Di mana-mana macet. “Hehe-iya…jangan lupa iya makannnya…,”balas Randy lagi sok akrab. “Hallo…,”sapanya renyah….Pembicaraan pun mengalir lancar… Topik mengenai banyak hal… Pembicaraan di tutup dengan…. Ibu Selfi tidak pernah berpikir panjang atau merenungkan semua rangkaian perhubungannya dengan Randy. Setelah jeda sekitar 3 menit…
“Nunggu anaknya iya bu,”dia mencoba menetralkan aromanya.“Hmm, iya, mas,”balasnya singkat. Tiba-tiba perempuan paruh baya itu berbisik…
“Eh, udah dulu iya…ada suamiku pulang..”
“Eh, iya-iya deh, mmuuaahh…,”ucap Randy pelan. Ia menunduk membaca, lalu sejurus kemudian ia tersenyum. Dengan cara berbisik seperti itu, pikiran pemuda itu cepat menarik kesimpulan bahwa Ibu Selfi ini sudah ada dalam “jangkauan”, sehingga dia berani ucapkan “mmuuaahh”.




















