Kenangan masa lalu yang tidak menyenangkan mulai hilang setelah menikah dengannya, terutama setelah buah hati kami lahir, dengan tiga anak sekarang memang repot rasanya, tapi juga ada kebahagiaan.Suamiku memperlakukan putriku seperti darah dagingnya sendiri, demikian juga aku terhadap putranya. Hal ini sudah biasa bagiku dan tidak menjadi sesuatu yang istimewa sehingga aku cuma menyahut kecil saat satu-demi satu rekan-rekanku pamitan mau pulang duluan. Bokep india “Langsung pulang Non abis ini?”
“Iyalah Pak, udah malam gini”“Ehm…Non, tadi itu Pak Hendro sama Non Eva, gituan lagi ya?” tanyanya sambil menatapku dengan tatapan yang tidak asing bagiku, itu adalah tatapan yang biasa kudapatkan dari setiap pria yang menginginkan tubuhku
Pertanyaan itu membuatku serasa seperti tertembak senjata api olehnya sekaligus sekaligus baru sadar ada di tempat yang sepi berdua dengan pria berjenggot ini, sudah malam pula.“E…eh…!?




















