Dia kemudian meminta aku untuk menginjak badannya. Bokeb Saat itu aku tidak bisa berpikir jernih. Ya, cairan spermanya pun tumpah di perutku. Ko Gun minta agar kita akhiri sampai di sini saja ya!”, ujarku.Dia hanya diam. Aku raba punggungnya. Aku hanya memperhatikannya dan berusaha untuk berlama-lama di dalam kamar mandi. Ah, memang kurang ajar istrinya itu. Ia selalu mengunci kamarnya rapat-rapat setelah pulang kerja. Aku tetap menahan gejolakku saat itu. Katanya cowok dengan cowok ya?” tanyanya lagi. Kami ngobrol panjang lebar. Aku agak ragu untuk melakukannya karena dia pamanku. Aku diam lagi. Kami kembali ngobrol ke sana-kemari. Pa.. Entah mengapa, penisku mulai bergerak tak karuan. Kucoba untuk cari perhatiannya lagi. Aku lakuin deh” katanya pelan. Kulihat Santo juga sedang bolak balik badannya.




















