Disela2 aku mengamati,tiba2 Nana memulai obrolan yg sungguh tak pernah aku duga. Sialan….masa’ kentang gni…. Bokepindo “Udah kan…? Karena sedikit ketat,dan tangaku tak leluasa menjamah,perlahan kuangkat baju itu dan kubuka kaitan bra nya. Hingga dia pelorotkan sampe terlihat bulu jembinya sedikit,lalu dia berhenti memelorotkannya. Memang masih terasa sempit. Kalah kalo gitu.”,kataku. Basah…
rupanya Nana sudah “on”. “Ughh…uhhh…”,rintihnya . Bulu jembinya memang tak lebat. Akhirnya kamipun berciuman. JAngan2 ga pake daleman nih.”,candaku. “Nggak percaya ? Lalu kubisikkan. Lalu dipelorotkannya lagi sedikit kebawah,hingga sebatas selangkangannya. Akhirnya kamipun berciuman. Nah…karena aku terkadang sering berkunjung itulah,aku jadi akrab dengan Pak Min,sebut saja begitu dan anknya yg bernama Nana. Aku brani aja. Nana hanya mengangguk dan tersenyum.




















