Kupercepat kocokkanku, semakin cepat… aku jg mulai merasa udah dekat ujung…
“ouucchhhh…yggg…och..och…ochh… nikmaatttttt banget yggg….”
“Aku jg nikmaattt Kii…”
Waktu aku udah terasa mau keluar, aku langsung melumat bibirnya dan Kiki tambah keras mencengkramku. Tanganku mulai merayap ke celana dalamnya dan mengelus celana dalam luarnya dengan jari-jariku, ternya celana dalamnya sudah mulai basah oleh lendir kenikmatanya, Kikipun nafasnya mulai terengah-engah. Link bokep terus aku nanya pelan ke Kiki,
“Hutangnya kapan di bayar?”
“Terserah kamu” jawabnya
“Enaknya dimana ya..” gumamku
“Terserah kamu aja” Jawabna lagi. Gilaakkkk… nikmat banget, aku harus bisa ngatur nafasku untuk menjaga supaya aku ngga keluar dulu.Dengan tempo yg beraturan, disertai rabaan, usapan, elusan dan ciuman-ciuman kecil dariku. Setelah batang penisku masuk semua aku diamkan beberapa detik,
“Terus ygg… kok berhneti…” katanya
“Aku mau menikmati dulu rasa ini Ki…” jawabku
Dan aku mulai menggerakan pinggul perlahan, maju mundur dengan tempo yg beraturan.




















