Sitha tersenyum puas mendengar suara berisik di rumah adik dan adik iparnya. Bokepindo Keduanya memang dijodohkan oleh orangtua masing-masing yang rekanan bisnis, dan sekarang mereka sama-sama disiapkan jadi penerus usaha keluarga besar mereka. Dilihatnya Mirna meringkuk di sofa. Dibuatnya leher, pundak, dan bagian atas payudara Mirna berbekas cupang merah. Sackdress hitam agak transparan itu gagal membuat bra merah yang ada di bawahnya tidak kelihatan. “Gak mau.”
“Mas Braamm…”
Bram maju. Mirna duduk sendirian di dalam kamar di depan cermin. Bram awalnya kelabakan, tapi langsung menyerah pada desakan Mirna. Kalau mengingat sifatnya Bram sih kupikir cara itu mempan. Pipinya bersemu merah, tapi karena polesan. Pokoknya aku mau lihat kamu sampe klimaks. Tapi dia perlu istirahat sebentar—
“Gak pernah aku lihat kamu seseksi ini,” kata Bram. Adiknya itu tidak bisa dibilang ganteng, malah tampangnya terhitung pas-pasan. Bram terpana melihat bibir merah Mirna naik-turun mengelus anunya.




















