“Iya nih, salah ngambil tadi.”, jawabku sekenanya. Bokep hot Kata DJ tiga film yang kupinjam bagus-bagus. “Enak aja minjem, ini tuh barang dagangan.”
“Ayolah Jay..”, rayuku.Akhirnya rayuan gombalku membuahkan hasil. “Mendingan kamu beresin semua yang aneh-aneh, soalnya saya nggak sendirian!” kataku sambil tetap di depan pintu kamar DJ yang tertutup. Tante mau ngajak saya ke Palembang ya?” tebakku asal. Kata DJ tiga film yang kupinjam bagus-bagus. Aku duduk di sebelah Aryo, sambil kuelus punggungnya. “Mas Den, Mama tadi siang ngomong apa aja tentang Aryo?”
Aku tersenyum, “Lho memangnya kenapa?”, aku balik bertanya. Sejenak aku memberinya kesempatan untuk bernafas. Aku bingung, “Oke deh, tapi kamu pinjam aja satu, nonton sendiri aja di rumah, jangan di kamarku”, kataku sambil menyusun rencana untuk minjem VCD porno yang biasa dari temanku.




















