“Kamu itu Wil, gendat gendut, ntar kalau Ibu Loni denger mati kamu”.Hari itu aqu sudah tak konsentrasi dalam pekerjaanku Aqu hanya melamun dan memikirkan Ibu
mertuaqu, kasihan sekali beliau harus dikuret sendirian, terbayg dgn jelas sekali paras Ibu mertuaqu
kekasihku, rasanya aqu ingin terbang ke desa GL dan menemani Ibu mertuaqu, namun apa daya Ibu
mertuaqu melarangku. “Pendhos kamu tolong ke ruang Ibu sebentar”.Ternyata Bos besar yg memanggil, aqupun beranjak dari tempat dudukku dan bergegas menuju
rangan Ibu Loni. Link bokep Mas Pendhos boleh entotin Ibu sepuasnya”.Sebelum kuakhiri percakapan, aqu bilang sama Ibu mertuaqu agar jangan sampai hamil lagi, Ibu
mertuaqu hanya tersenyum dan berkata kalau dia kecolongan. Pen…. Sambil terus melahap makananku aqu memandangi
badan Ibu Loni, walaupun gendut namun Ibu Loni tetap cantik.Sesudah beberapa saat aqu menghabiskan makananku Ibu Loni berkata kepadaqu, “Sekarang,
kamu harus menceritakan semua peristiwa yg kamu alami dgn Ibu Mertuamu, Ibu mau




















