“Ah, nggak ngeliat siapa-siapa, cuma kangen aja..” balas Ibu mertaku.Kali ini aku kembali bergerak, kuciumi dia terlebih dahulu sambil kuremas payudaranya. Bokep mom ah.. Ibu mertuaku hanya mengeluarkan desahan-desahan dengan matanya yang merem melek. “Baru setengah jam sampai!” jawab Ibu mertuaku.Kuganti pakaianku dengan pakaian rumah, celana pendek dan kaos oblong. “Aduh, Ibu nggak tahan lagi sayang..” kata Ibu mertuaku.Aku coba ikut membantu dia untuk mendapatkan kepuasan yang dulu mungkin pernah dia rasakan sebelum denganku. “walah, tikus maen pake ajak temen segala!” gumamku. Emang bayi pake dimandiin segala” balasku. terus sayang, kamu lembut sekali.. Gak lama dia keluar kamar mandi telpon berdering, sesampai dekat telpon ternyata Ibu mertuaku sudah mengangkatnya, dari belakang kulihat bentuk pangkal pahanya sampai ke bawah kakinya begitu bersih tanpa ada bekas goresan sedikitpun.Aku tertegun diam melihat kaki Ibu mertuaku, dalam hati berpikir “Kok, udah tua begini masih mulus




















