“Udah bangun?”
Kuberikan senyumku yang termanis. Bokep jilbab 15 menit dan ia telah duduk kembali di mejanya.Pukul 12.00 waktu makan siang. Entah apa kurangnya gadis cantik ini hingga aku menyia-nyiakannya. Entah apa kurangnya gadis cantik ini hingga aku menyia-nyiakannya. Tampaknya ia baru selesai mandi. Entah mengapa aku tidak dapat lepas darinya.Kalau aku tidak bertemu dengannya, tidak ada sama sekali rasa kehilangan atau kangen atau apalah namanya. Sampai jam 5 sore, waktu karibku menelpon aku malah buat janji dengannya untuk clubbing di Zanzibar. Rumah Felly?Belum habis keherananku, tiba-tiba ada ketukan di kaca jendelaku. Kucium bibirnya beberapa saat. Memang ini hari sialku.Apa tidak ada yang bisa bikin aku lebih sial lagi? Entah kapan ia mengambil kunci wrenglerku.




















