aku sdh tak tahan Kapten..” desisku.“Tahan Sayang.. Keringat membasahi seluruh tubuhku, ruangan begitu terasa pengap oleh nafas-nafas manusia yg bejibun.Aku hanya bisa berdiri di depan sebuah kamar yg bertuliskan Crew, di sekitarku terdapat seorang Ibu tua bersama 2 orang anak laki-laki usia sekolah dasar. Bokep Aku bersyukur, Ibu Tua itu rupanya berbaik hati karena bersedia menggeserkan kakinya, kini aku dapat duduk, tp sampai kapan aku duduk kuat dgn cara duduk begini. minuman apa ini.” Ternyata label minuman ini tertulis huruf-huruf yg aku tak paham, mungkin aksara China, mungkin Jepang mungkin jg Korea. “Kamu betul-betul hebat Reni,” puji Kapten Jack sambil mencium bibirku.“Reni jangan kau anggap aku sdh kalah, tunggu sebentar..”Dia bergegas menuju lemari kecil, lantas mengambil sesuatu dari botol kecil dan menelannya lantas membuka kulkas dan mengambil botol minuman sejenis Kratingdaeng.“Sini Sayang..” ujar sang kapten memanggilku mesra.“Istirahat dulu kita sebentar,




















