Dedaunan di pohon-pohon mangga yaang tumbuh sana tampak basah oleh gerimis yang turun malu-malu & atas langit.Mata Andhika tiba-tiba tèrtumbuk pada kursi anyaman bambu yaang ada di bawah pohon mangga di ujung pekarangan.Ingatannya melayang pada kenangan masa silam. Bokep mom Hati dan jiwanya masih terbelenggu oleh bayangbayang wajah Annisa. Ia curahkan cintanya kepada gadis itu dengan menciumi tangannya sedemikian rupa.Mendekapkan telapak tangan Annisa di dadanya yang bidang seolah tidak ingin berpisah lgi dengan gadis itu.“Siapa yang bilang aku pindah, Mas? Kekasih hatinya itu menatap ke arah dirinya dengan senyum khas seorang gadis yaang sederhana.“Annisa?” ujarAndhika dlm hati, “Benarkah dia Annisa?”
Seperti berada di luar batas kesadaran, Andhika membelokkan mobilnya masuk pekarangan rumah tua itu.Kenapa dari tadi bengong saja di luar, Mas?




















