“Tidak, aku punya keluarga…”, jawab dokter itu. Bokepindo Entah apa yang ia lakukan ketika aku tertidur, entah dia meniduriku atau tidak, namun ku cek pakaianku masih utuh. Dokter itu geleng-geleng dan menjawab, “Aku seorang dokter, aku menyembuhkan yang sakit, bukan membunuhnya”, jawabnya. Dokter yang baik dan hebat, aku yang sudah pasrah dengan penyakitku kini memiliki sedikit harapan.“Setelah kamu sembuh, aku akan meninggalkan tempat ini, menunggu panggilan Alex lagi”, kata dokter itu. Nah berikut adalah bacaan cerita dewasa seru tersebut selengkapnya:Alex mulai marah, dua hari aku tidak menemuinya. Namun aku sedikit tersentak kaget ketika menemukan dokter itu ternyata tidur di sebelahku, dan tanpa pakaian. Ia langsung menusukkan penisnya ke dalam vaginaku, sakit sekali, aku bahkan tidak bisa merintih karena mulutku disumbat penis pria lainnya. Obatnya bekerja, dokter itu melakukan tugasnya dengan baik.


















