Akhirnya kontol Parjo mengedut-ngedut dan hampir lima kali menyemburkan cairan hangat yang menyiram ke dalam mulut rahimku. Dinding vaginaku kembali berdenyut-denyut. Bokep hot Pantatku terangkat secara otomatis. Pantatnya terus menghunjam selangkanganku. Kedua payudaraku dilumatnya dengan bibirnya yang tebal bergantian. Dalam sekali rasanya hingga mulut rahimku terasa agak ngilu tersodok ujung kontolnya.Aku yang sudah sangat terangsang berusaha ikut bergerak mengimbangi tusukan-tusukan Parjo di selangkanganku dengan menggerakkan pantatku yang tercengkeram oleh kedua tangannya. Ini kumaksudkan agar Parjo berada dekat denganku dan aku bisa terus mengendus keringatnya yang seksi itu.Dengan patuh akhirnya Parjo datang juga ke ruanganku dan mulai membereskan tempatku yang memang berantakan. Aku berusaha menutupi lubang vaginaku yang menganga dengan tanganku. Aku masih mau lembur soalnya laporan musti selesai malam ini juga” aku yang memang berniat mau meneruskan pekerjaanku meminta suamiku tidak usah menjemputku.Aku kembali menatap monitor yang menyala di depanku.




















