Aku mohon!” tegas Luzia.Bukannya mengabulkan keinginan Luzia, Rysh malah melepaskan gadis malang tersebut. Bokep hot Pria itu menarik kejantanannya dari bibir Luzia, lalu meraih tubuh Luzia dan membawanya ke balkon kamar.“Aku akan memuaskanmu,” ujar Rysh.Luzia tak bisa melawan, ia hanya menurut. Aah aku, aku sangat mencintaimu!” tegas Luzia. Disaat dirinya terbuai, Rysh melepaskan pasungan pada tangannya. Sepertinya, Rysh memang tak punya hati. Matanya melirik ke arah tangan dan tersenyum kala melihat darah segar masih menetes, ada bekas lecet pada tangan putih Luzia.“Lepaskan aku! Sudah tak bisa ia tahan, sudah cukup ia di siksa.“Rysh!” panggil Luzia dengan suara parau, ia sudah berteriak sangat banyak hari ini, tenggorokannya terasa sakit.Entah sudah berapa lama ia terpasung, Rysh yang ia nantikan belum juga kembali dan membuatnya sangat kesal. Gadis itu menggerakan kakinya, ia menendang guling yang ada di dekatnya dan membuat ranjang terlihat sangat berantakan.




















