Hal baru, kenapa tidak ? Naik apa tadi, nyasar, ya ?? Bokep barat ?Iya Tante, mungkin hari Minggu saya akan coba.? Kini di balik baju tidur tipis itu nampak rambut-rambut halus yang menggemaskan itu.Belum sempat aku bergerak, ada lagi ‘ulah’ Tante. Bibirku menelusuri lehernya yang licin, terus kebawah.Kancing bajunya sudah terbuka semuanya. Dia rebahkan tubuhnya.Kupeluk. Kentang, jagung, tomat” Hampir saja aku ketahuan mataku memelototi pahanya.“Kalau kamu mau makan, duluan aja”“Nanti aja Tante, nunggu Oom” Aku memang belum lapar. Pada mulanya aku sebenarnya enggan meninggalkan keluargaku, tapi ayahku menginginkan aku untuk melanjutkan sekolah ke STM.Tebet tak jauh dari stasiun ini. “Sekarang sudah optimal” “Ya. Udah biasa setiap hari…” “Sabar, dong” katanya sambil menggenggam selangkanganku. Dia tak menyahut, matanya tetap memandangiku, setengah tertutup. Gantian, sekarang dada kiri dengan mulutku, yang kanan dengan tangan kiriku….Sudah saatnya untuk pindah ke kamar.Aku bangkit berdiri. Sejenak aku




















