Aku mulai melepaskan pakaianku dari sweater, kemeja, kaos dan celana panjang. Setelah itu sambil menggelengkan kepalanya, ia mengatakan sesuatu kepada si Kumis.Pada saat itulah aku melihat tangan si Tegap menggerayangi tubuh Sherly. Bokepindo Kami berdua berdiri hanya dengan pakaian dalam kami.Si Kumis berkata sesuatu yang sama sekali tidak dapat kumengerti. Dona move! Lalu si Tegap menghampiriku dan berdiri menantang di sampingku. Tangan pria itu (sebut saja si Kumis) mengeluarkan satu kantong berisi bubuk hitam dari dalam koper.What is this? Meja itu dipenuhi oleh uang receh, permen, sapu tangan dan kertas-kertas tak berguna dari isi kantong kami berdua.Kemudian setelah harus mencerna hampir lima kali kata-kata yang tak jelas dari si Kumis (yang ternyata adalah atasan si Brewok dan si Tegap), aku menyadari bahwa ia menyuruh kami untuk membuka pakaian kami.




















