Apa aku BIRAHI, ohh tidak…!! Hingga akhirnya kedatanganku membuat ia terpaksa menjauhkan Hpnya dari telinganya untuk fokus mendengarkan permintaanku.“Bagaimana bu?” ucapnya dengan sopan.“Bu.. Link bokep Makasih yah.” ucap Denny sambil menyerahkan dalamenku.Aku tak menjawabnya hanya meraih dalemanku kemudian tanpa memakainya aku menurunkan rokku yang tadi disingkap Denny hingga pinggul ku. ia..” ucapnya sambil kembali meletakkan Hpnya di dekat telinga “Ehh sayang.. Nikmat ini.. Ba.. byee..” ucapnya lagi yang terlihat salah tingkah karena kata “sayang” yang ia ucapkan.“Dasar kamu.. Bentar.. maaf… ia.. ayok keburu jam makan siang selesai nih”Aku Ruri Tiansyah dan juga Ifa Sartika kemudian melangkahkan kaki kami menuju sebuah kantin dekat dengan kantor pemerintahan tempat dimana kami berkerja untuk menyantap makan siang kami.“Ehh teh, gimana kabar Aldi, nggak apa-apa dia sendirian sama pembantu di rumah.”“Nggak kok.. mau jemput Ifa yah, waduh kasihan harus nunggu, paling 30 menit lagi Ifa selesai,




















