Begitu juga selangkanganku dan mulutku….Waktu melewati meja kasir rasanya aku malu juga. Bokepindo Sementara itu, di paha dan kakiku terasa mani mereka merembes mengalir keluar dari lubang vaginaku.Untung sesampainya di rumah, suamiku belum pulang… Cepat-cepat aku ke kamar mandi membersihkan tubuh dan pakaianku.Ternyata, malamnya suamiku menagih jatahnya juga… Untung aku sudah membersihkan badanku dan menyemprotkan minyak wangi untuk menghilangkan aroma sperma kelima cowok itu…Walaupun komentar suamiku membuatku deg-degan, mudah-mudahan ia tidak curiga….“Rat, punyamu kok rasanya lain banget… tebel…” bisik suamiku di telingaku…“Terima kasih, ya… Enak…” lanjut suamiku setelah ia menyemprotkan cairannya beberapa menit kemudian. Eko semakin mendorong pangkal pahanya ke pangkal pahaku supaya cairannya masuk semua ke tubuhku… Rasanya aku sudah orgasme enam kali ketika akhirnya Eko menggelepar dan terbaring tepat di samping tubuhku. Di mulutku, Adi akhirnya menyemprotkan cairannya dengan deras dan langsung kuhisap kuat-kuat.“Aaaacchhh….” air mani Adi yang



















