ADN-694 My ex-girlfriend, with whom I had a great relationship, was living a lavish lifestyle, so I threatened her by filming her having sex with me and made her come to my rundown apartment to be my wife, and then I forced her to conceive my child.
Suaranya sudah parau, sepertinya ia baru saja menangis.“Kalau saya cek sih, gak ada masalah apa-apa, mbak. Awalnya aku ingin menawarkan diri untuk mengantarnya pulang, tapi langsung ku urungkan niat tersebut karena yakin ia akan menolak, mungkin ia takut akan ku perkosa.“Saya temani disini ya mbak sampai tukang dereknya datang. Bokepindo Siapa tau besok malah banyak rejekinya.” Hiburku seadanya. Kamu kuat banget sihhh….”“Kamu juga kenapa enak banget sih?” balasku sambil mengusap perut dan pinggangnya. Sayangnya aku merasa tidak enak hati untuk menerima tawarannya.Namun berbeda dengan Gisell, ia memaksa diriku untuk menginap. Bibir vaginanya sudah merekah basah, klitorisnya sedikit menyumbul keluar, tanda ia sudah tidak sabar untuk dinikmati olehku.Ku dekatkan kepalaku ke arah vaginanya. Membuatku lemas tak berdaya saat itu juga.“Arrggghhh, sellll!!!” Teriakku saat orgasme sambil menarik tubuhnya dan meremas payudaranya.




















