Tak lama kemudian ia bangun dan duduk di pinggiran ranjang. Tubuh kami hanya di batasi oleh tubuh putriku. Bokep stw Aku takut pah…jawabku lagi…ya,,,mungkin aja mama dia lihat agak lain dengan yang lain,,misalnya mama jarang senyum atau nyapa dia…jadi ya dia kayak itu…terang suamiku lagi.Aku diam mendengar keterangan suamiku.Memang ada benarnya juga kata kata suamiku itu.Selama ini aku jarang bertegur sapa dengan satpam itu.Apalagi mau senyum,,memang sih aku akui itu. Aku yang saat itu belum tertidur dan masih meresapi kenikmatan yang baru aku alami bersama suamiku meraih HP-nya. Bang Rojipun menyetujuinya.Setelah anakku tertidur ia pun lantas keluar kamar. Bang Roji memandangiku dari bawah. Syukurlah kembali baik dan gak terasa lagi sakitnya.




















