Sekarang akibatnya ya
beginilah Ibu mertuamu hamil”.Aqu sangat terkejut sekali, bagai disambar petir rasanya mukaqu panas sekali, aqu sungguh-sungguh
mendapatkan malu yg luar biasa.“Dari mana Ibu tahu?” tanyaqu dgn suara yg terbata bata.“Maaf Pen Bukannya Ibu ingin tahu urusan orang lain, Tadi waktu Ibu menelfon kamu kamu kok
online terus Ibu jadi penasaran, Ibu masuk saja ke line kamu. Bokepindo aqu mau.. Kucumbu kembali Ibu Loni kujilati
teteknya, kumasukan lagi dua jariku kedalam kemaluan nya yg sudah sangat basah.“Ampun.. “Pendhos kamu tolong ke ruang Ibu sebentar”.Ternyata Bos besar yg memanggil, aqupun beranjak dari tempat dudukku dan bergegas menuju
rangan Ibu Loni. Sesudah mengunci pintu kamar Ibu Loni
datang menghampiri dan ikut duduk di sofa. “Memangnya ada apa Ibu mencari saya?”.“Mengenai proposal yg kamu bikin tadi siang baru sempat Ibu periksa sore tadi, ternyata ada
beberapa kekurangan yg harus ditambahkan.




















