Kamu kan sudah tahu siapa adikku. Bokepindo Kiki sudah merasa menggigil kedinginan, lengannya terasa merinding, lengannya menyilang rapat di depan payudaranya memeluk tubuhnya.“Aku rasa handuknya ada di sini,” kata Dany, sambil menyalakan lampu. Dina melangkah ke dalam rumah dengan meninggalkan jejak kaki basah di sepanjang lantai beranda belakang.“Kamu abis ngisep Candu ya?” tanya Hendra di telpon.“Mm… ken-kenapa kamu Tanya brgitu?” jawab Kiki, mencoba sebisanya untuk bersikap normal.“Kamu bener-bener mabuk Candu!” Kiki harus menjauhkan HP dari telinganya karena Hendra tertawa keras sekali di seberang telpon sana. Sekarang baru jam 7 pagi.“Nggak. “Aku tak percaya sudah menceritakan ini padamu.”Dina merasa tersanjung. Tiba-tiba dia merasa sangat lelah, dan merasa sangat bahagia memeluk wanita ini dalam dekapannya. “Hey, Kiki, coba tebak?”“Apa?”“Ini adalah perjalanan dinas ke luar kotaku yang terakhir kalinya!”“Benarkah?” Oh ku mohon, ya!“Benar.


















