“Masuk Deni, ini ada Reza”, katanya dari dalam kamar. Sepertinya mereka sedang nonton VCD yang diomongin Reza tadi siang di telepon. Indo bokep Aryo mengerang keras ketika kupijat perlahan kemaluannya. Aku membiarkan ia melakukan hal itu. “Eh Den, kamu sama sapa nih?” kata Reza sambil senyum-senyum kepada Aryo. Kamu nggak keburu ngerjakan PR kan?” tanyaku. Aku duduk di belakangnya sambil menciumi leher belakang dan punggungnya.“Kenapa, Aryo? “Gini lho Aryo, ‘ntar malam Mama ke Palembang sama Papa kamu. Tante mau ngajak saya ke Palembang ya?” tebakku asal. Kami berdua terengah-engah setelah pertandingan itu. “Nggak kok Mas Den, nggak pa-pa”, jawabnya sambil menunduk. Sesaat kemudian kami sudah sampai di rumah DJ. Aryo memegang kedua pipiku, dan wajah kami sangat dekat saling berhadapan.




















