Tak heran bila banyak tamuku yang ingin kutemani sampai pagi, meski hanya sebatas teman ngobrol maupun dengan all night long sex.Ingin rasanya kutelepon teman teman untuk sekedar teman ngobrol, pasti banyak yang masih bangun meski sudah pukul 11 malam, karena bagiku jam segitu masihlah sore, diskotik baru mulai.Kalau saja aku tahu seluk beluk Jakarta, tentu aku sudah keluar ke diskotik tapi Jakarta sangatlah asing bagiku. XNXX “nggak usah celingukan gitu, ntar dikira anak kehilangan bapaknya” katanya dari telepon, berarti dia memang di daerah lobby.Kusapukan mataku ke pelosok lobby, namun tak kulihat juga tampangnya, hingga kurasakan colekan di pundakku dari belakang.“sialan kamu” kataku sambil mematikan hp, kulihat panther-ku sudah siap di depan. ”bisa sih tapi agak maleman, mungkin setelah jam 9 malam gitu, gimana ?” jawabku karena udah ada bookingan dari GM lain nanti jam 6 di Hotel Sahid tapi nggak




















