“Kenapa, kok ngelamun” tanyaku. Bokepindo Setelah kubayar minuman kita, kuulurkan helm kepadanya.Motor kustarter, dia duduk dibelakangku. “Sss…mass… enaaakk” erang Ika. “Gimana sayang?” tanyaku. “Emang kenapa? “Mas nggak papa? Karena jarak kami tidak terlalu jauh, dia pun ikut terjatuh, sebelum sempat kusadari, reflek tanganku meraih tubuhnya, berpelukanlah kami berdua.Dia terdiam, akupun menahan nafas, perlahan kusorongkan wajahku mendekati wajahnya, kucium lembut bibirnya, ia pun membalas sambil memejamkan matanya, kami berdua terhanyut, melayang tinggi dengan latar belakang deburan ombak pantai selatan.Malampun semakin larut, kami memutuskan untuk menginap di salah satu losmen yang berada i sekitar pantai. “Permisi mas numpang duduk” sapanya. Tangan ika menjambak rambutku… Sss… enaaakk… masssss… hisap yang kuat sayang… Jilatanku kuteruskan menelusuri sampai ke pusar, kumainkan lidahku di lubang pusar Ika.




















