Jariku masuk lebih ke dalam. Aku merasakan dadaku berdentum-dentum. Bokeb Tempat itu terasa lebih basah daripada sebelumnya. Tubuhnya menegang. Semakin cepat. Pernah membayangkan membuka kancing-kancing besar pada kain jeans? Kemudian menekannya. Kain jeansnya untungnya kain yang lemas, sehingga aku bisa merasakan tekstur renda BHnya. Dia kemudian menahan tanganku. Kaki ibu itu. Aku mulai tidak sabar. Suami saya dapat tiket tempat duduk di seberang. Tangannya menarik tanganku dan mengarahkannya ke tempat yang aku inginkan. Aku pun bukan orang yang aneh-aneh. Sialan. Oooh, senyumnya manis sekali. Sensasinya benar-benar luar biasa. masih terpejam. Dada itu benar-benar lembut. Lenganku kemudian ku tekan sedikit ke belakang, sehingga aku bisa merasakan sesuatu yang begitu empuk. “Kasihan ya,…” senyumnya menunjuk ke “adikku”. Merasakan lipatan lain di dalam yang sangat basah.




















