“Enggak, minum dulu baru boleh pulang. Memang payudaraku cukup besar untuk orang seukuranku. Bokepindo Aku kira itu tangan milik si Rei, jadi aku hanya diam dan meneruskan kerjaanku.“Hmm, boleh juga pantat loe”
Ketika aku mendegar bahwa itu bukan suara Rei aku pun kaget dan segera menepis tangan itu. Banyak sekali teman teman cowok ku yang datang di apartemenku kalo aku lagi tidak ada kelas. Rei tidak diam saja, dia langsung melepas behaku dan melemparkannya. Cowok itu segera memaju mundurkan kontolnya dengan aku keadaan berdiri. Aku merasakan kedua tangannya mengangkat rok ku sampai ke pinggangku. Cowok itu segera memaju mundurkan kontolnya dengan aku keadaan berdiri. Mereka pun segera menjelaskan peraturannya.




















