Tapi alasan kesibukanku membuat mereka memaklumi.Sampai kelahiran anak endah yang kemungkinan besar anakku baru-lah aku bertemu endah. Endah semakin tak tahan.“Oooohhh maaassshh.. Bokep xxx Menghisap, lalu menghembuskannya. Kami telah melakukan suatu hal yang sangat sangat sangat salah.Aku pun pergi ke kamar dan langsung tertidur di kamar. Tak lupa tangan kanan ku menjamah payudaranya yang menggantung. Aku merasa bersalah, begitu pula dengan endah. Aku merasa lega. Anak endah laki-laki dan diberi nama farhan. Aku tak peduli apa nanti bentuk anaknya dan bagaimana status sosialnya. Ah, ternyata endah masih mau berkomunikasi denganku. Lalu mulai ku dorong.“Maaassshhh jangaaann..” Mohon endah. Apa jangan-jangan suami endah ini tak terlalu ‘pro’ dalam reproduksi anak?“Yang di rumah siapa, mas?” Ku panggil ‘mas’ sebagai bentuk kesopanan meskipun aku lebih tua.“Cuma endah, ibu sama bapak pulang ke t”Sial!




















