Suatu hari saat aku pulang sekolah aku di jemput oleh pacarku yang berlainan sekolahan. Sebenarnya wajahku gak cantik-cantik amat, banyak yang mengira aku keturunan Arab. Bokep Teguh lalu menarikku dan menhujamkan kontolnya ke memekku dari belakang. “Gakpapa, kita pinjam kamar sama temanku yuk, lagian ini jadi tempat basecamp teman-temanku, mumpung mereka belum pada datang” jawabnya merayuku. “Tahan sebentar, nanti lama-lama gak sakit kog” kata Teguh sambil terus menyodok. Keganasan ciumanku membuat kontolku pacarku semakin mengeras. Aku adalah seorang perempuan muda yang tinggal bersama kakakku, sedangkan orang tuaku mereka berdua menadi TKi di Malaysia. “Tahan sebentar, nanti lama-lama gak sakit kog” kata Teguh sambil terus menyodok. Sesekali kujilati lubang pipisnya dia mendesah panjang. Pacarku lalu mulai melepaskan kancing bajuku satu per satu sambil kutatap wajahnya.




















