Kedua tangan Lia mencengkeram erat ujung meja yang berada di belakangnya.“Suka sayang?”.“Su… suka banget, yang ken… kenceng Pak!”.“Yang kenceng?”.“Iya… kocoknya yang kenceng oooh…”.Menyadari kalau saat ini mereka sedang berada di kantor, Lia berusaha sekuat tenaga untuk menahan teriakan penuh kenikmatan yang keluar dari mulutnya. Bokep indo live Lia sendiri kini masih terlihat sibuk mengenakan sepatunya.Ketika kedua sepatu berhasil dikenakan kembali, Lia lalu menyambar beberapa map dan meletakkannya di atas meja. Tak perlu waktu lama untuk membangkitkan kembali gelora gairah yang tadi sempat menghilang diantara keduanya.“Ooh… Lia memekmu nikmat sekali…”.Muncul sebersit rasa bangga dalam diri Lia mendengar pujian yang keluar dari mulut sang bos. Perbuatan Wiwin itu kemudian dibalas senyuman juga oleh Pak Wid.“Maaf Mbak Lia saya tidak tahu kalau Mbak Lia ada tamu”.“Nggak apa-apa kok, Pak Wid cuma bantu saya mengerjakan beberapa laporan kok”, Lia mencoba menutupi aktifitas yang baru saja mereka




















