Aku pun mengganti posisiku dengan terlentang,teh lilis kini duduk di hadapanku, dia tuntun kontol ini kembali ke lubang pantatnya lagi.. perasaan cemas akan akad nikah pun hilang, Fani kini resmi menjadi istri ku.Bahagianya aku menjadi suaminya, walaupun usianya diatasku 2 tahun. Bokeb Ku masukkan ujung lidahku ke lubang kotor itu, dan teh euis pun berkata “ampun ceng, enaknya… cepat masukin kontolmu, teteh gak tahan…..”
“Ok” jawabku singkat.Ku mulai dengan misionaris.. “Ah ya enggaklah, yaudah puasa aja seminggu gak apa apa say,,, aku ngerokok aja say diluar sambil nonton bola, boleh ya. “slurrp..”ujung kontolku dihisapnya dengan perlahan. Istriku pun mengangguk. hehehe..” puji istriku sambil mengelus dengan sayang kepalaku.“Teh lilis…”“Upppsss……” keceplosan aku…“PLakKkkk!!!!!!”
Tiba2 tamparan keras mendarat di pipi kananku.Fany teriak dengan mengucur air mata
“Jadi selama ini, tiap malam kamu ijin ngerokok sebentar…!!!””“Hari ini kita ceraii!!!!” Teriak Fany sambil keluar kamar dan berlari sambil menangis.“Buseet




















