Karena aku tidak sabar, akhirnya kutelepon ke suppliernya. Waktu itu aku protes dengan Vera, cuma akhirnya aku juga mesti mengerti sama dia dan keluarganya juga.Tapi aku salut dengan keberanian Vera untuk tetap berhubungan denganku. Bokep stw Tapi kadang-kadang juga aku malas berhubungan dengan cewek. Lumayan mahal untuk ukuranku. Sepertinya ini anak high class kalau tidak mau dibilang jet set. Ukurannya aku tidak tahu, peduli amat. Ternyata dia diam saja.Akhirnya kuberanikan diri untuk mencium pipi kanannya. Oke kupikir.Lusanya memang barangnya sudah sampai di pabrikku. Tapi sekali lagi dia hanya diam dan dengan matanya yang coklat menatapku penuh arti, yang artinya aku juga nggak tahu. Terus kubuka kancing yang mengganggu itu, dia tidak menolak. Waktu itu yang menerima cewek (wah suaranya oke punya!), tapi waktu itu aku tidak peduli mau cewek, mau cowok pokoknya yang ada dalam pikiranku barang itu harus ada secepatnya.




















