Aku yg semakin kepanasan mencoba menepis tangan mereka.“Ih, apa sih pak, jangan macam-macam ah”, kataku
“Ngga papa dong neng, kali-kali, ntar neng juga doyan kok”Sial, berani benar mereka, aku mencoba melawan dan teriak minta tolong, tetapi karena hujan sangat deras dan jalanan sepi, tdk ada yg mendengarku. Waktu itu sekitar bulan November, ketika Jakarta memasuki musim hujan.Aku pulang dari rumah teman sekitar jam 8 malam dgn menggunakan ojek. Bokep barat Kepalaku ditariknya maju mundur hingga ke tenggorokan. Bentuk fisikku biasa saja, tinggi 163 cm dgn berat 51 kg. Tanpa curiga aku meminumnya sementara mereka melihatku sambil tersenyum. ssshhhhh” Seluruh tubuhku terasa bergetar… kemudian aku ambruk di atas pak iwan, kukeluarkan seluruh lendir kewanitaanku hampir bersamaan dgn ketiga orang itu mengeluarkan spermanya di dlm tubuhku.Sesaat kemudian aku tak sadarkan diri.




















