Hal itu berlangsung hingga 3 kali pertemuan, dan
juga ia sepertinya lebih mendekatkan diri padaku, tapi aku tetap jaga
image antara aku dengan dosen tentu aku berusaha sebaik mungkin padanya
walau aku bertanya-tanya dalam hati apa ia tidak puas sama suaminya. Keluar masuk dan sepertinya vaginanya sudah
mulai terbiasa dengan penisku yang semakin mengeras. Indo bokep “Ahh… ahhhm ohh…”
Aku
semangkin menggila, puas dengan yang kiri kuganti dengan yang kanan
hingga meninggalkan bekas yang memerah. “Auuuww… pelan Sayang… sakit…”
“Maaf Bu saya bernafsu sekali.”
Aku
kembali menekankan pantatku perlahan dan 2/3 sudah amblas di dalam
vaginanya yang kempot ke dalam. Sesampai di ruangnya ia duduk di kursinya dan aku tetap
berdiri karena memang kebetulan di situ hanya ada satu kursi, dan aku
memberanikan diri untuk bertanya padanya. Sejak
saat itu aku semakin sering bermain ke rumah Bu Lia, yach untuk
membantu Bu Lia menyelesaikan pekerjaannya (hee… heee..




















