Goyangan Hot Liga Justice 58

Sembari menunggu airnya penuh, aku jongkok di depannya yang lagi duduk sembari menaikkan salah satu kakinya di pinggiran bathtub. Bokeb Setelah menunggu beberapa saat minuman pesanan kita pun datang.Tanpa menunggu beberapa saat, sebelum pelayan pergi Udiyani sudah terlebih dulu meminumnya hal ini di karenakan udara pegunungan yang berkabut sudah mulai terasa menusuk tulang belulang.Dengan lembut aku memeluk Udiyani yang nampaknya mulai kedinginan.“Kamu kedinginan sayang?” Tanyaku“Iyah nih Mas..” katanya pelan.Sambil memeluk Udiyani aku membisikan kata-kata mesra.“Adiet hangatkan yah sayang..!” kataku lembut di belakang telinga.Udiyani hanya tersenyum manis, tanpa berkomentar sambil mengedipkan matanya tanda setuju. Sengaja aku memilih Hotel yang ada fasilitasnya seperti itu, karena aku juga pemain musik di cafe yang posisiku di band pemegang rythm sekaligus vokal.Setelah urusan dengan resepsionist selesai, aku mengajak Udiyani berjalan ke arah kamar.

Goyangan Hot Liga Justice 58

Related videos