Hari demi hari kulalui tanpa ada ketakutan untuk stok kebutuhan bakal akan habis, aku cuek saja bahkan aku semakin terbuai dengan kemalasanku.Pagi sekitar pukul 9 wib, baru aku terbangun dari tidur. Bukannya sok bangga, dia persis kayak bintang film dan artis sinetron Titi kamal. Bokep hot Sambil bergoyang aku mengambil posisi duduk, mukaku sudah menghadap payudaranya.Rosa semakin histeris setelah kujilati kembali gunung indahnya.“Akhhhh… aku sudah tidak tahan, bang. Bulu terawat dengan potongan tipis. Handuk yang menutupi bagian atas tubuhnya terbuka.“Maaf, Sa”“Gak apa-apa bang”Anehnya Rosa tidak segera menutup handuk tersebut aku masih berada diatas tubuhnya, malahan dia tersenyum kepadaku. Hmmm… tadi malam abis tempur sama sang istri hingga aku kelelahan dan lupa memakai celana hehehe….Anehnya, Rosa hanya tersenyum, bukan tersenyum malu, malah beliau menyindir “Abis tempur ya, Bang.




















