Malah aku yang dapat menikmati enaknya dioral oleh
istrinya yang cantik jelita itu.“Kapan kita bisa melakukan lagi Pak” kata Santi mengharap ketika kami keluar ruangan meeting itu.“Gimana kalau minggu depan aku suruh suamimu ke luar kota jadi kita bisa bebas bersama?”“Hihihi.. I had stomachache” jawabku.Tak lama Santi datang bersama Pak Rahman suaminya. Bokeb “Ohh.. Nanti kalau ketahuan suamiku bisa gawat” jawabnya perlahan sambil tersenyum. Memang
kami sengaja tidak mau telanjang bulat karena kondisi yang tidak memungkinkan. “Selamat malam Pak..” sapa seseorang agak mengagetkanku. Pak Robert jantan.. Santi” kataku lagi sambil ngeloyor pergi menuju tempat hidangan.Akupun mengambil hidangan dan menyantapnya nikmat. Aku berencana untuk bermesraan dengan dia di sana.




















