Di hari terakhir itu, kesmpatan kami pakai semaksimal mungkin. Bokeb kata orang dia lesbi. Tanganku mulai merogoh ‘Ms. Veggy’nya, dan menekannya dalam-dalam. Sebab seluruh baju yang kami bawa basah kuyup oleh hujan. Dia cuek saja, payudaranya nampak samar-samar dalam gelap itu. Tujuan utamanya adalah mencari pakaian tebal, sebab jaket kami sudah basah kuyup. Penny’ku di ‘Ms. Kembali kami berpelukan, berciuman, hingga tanpa sadar aku memegang payudaranya Anisa yang montok itu, dia diam saja, bahkan seperti meningkat nafsu birahinya. Dia meraba bibirku, aku reflex mencium bibir Anisa. Diantara rombongan itu satu guru wanita (guru biologi) dan satu guru pria (guru olah raga). denger-denger dia itu lesbi. Hatiku jadi enggak karuan, udara yang aku rasakan dingin mendadak jadi hangat, entah apa penyebabnya.




















