“Ehm.. Bokep indo Aku kemudian membuka kedua pahaku dan menginjakkan kakiku di pegangan kursi tempat Bramanto duduk.“Tolong lepaskan stokingnya” ujarku memerintahnya.Rupanya suaraku dalam keadaan seperti ini membuat Bramanto seperti terhipnotis sehingga tanpa basa-basi lagi dia menuruti permintaanku. Aku tidak mau mendengar sampai ada orang lain lagi yang tahu hal ini” ujarku sambil bangkit dan duduk ditepi meja kerjaku tepat di depannya.Dengan sengaja aku meletakkan paha kananku diatas paha kiriku. Suasana ruangan kantorku yang sudah kosong ini mirip sekali dengan suasana tadi siang pada jam istirahat.Lenggang dan nyaman membuat aku merasa kembali rileks. Rupanya si Bramanto ini masih belum bisa menghilangkan sensasi rangsangan akibat ‘tontonan’ gratis tadi.“Sorry Wid.. Cukup mudah bagiku untuk memanipulasi dan memancing pria sekelasnya. Aku dan Hendra kemudian terlibat perbincangan (lebih tepatnya pergunjingan) seru tentang kejadian yang sama sekali tidak disangka tadi (bagi Hendra mungkin sudah disangka karena mereka




















