LUKAS!” jerit tanteku begitu membuka kamar pintuku. Aku sontak langsung panik dan menutupi selangkanganku dengan handuk. Link bokep Memikirkan itu, membuatku jadi tidak konsentrasi untuk makan. Kuhapus semua kotoran-kotoran yang menempel di mataku. Setelah beberapa saat, barulah ia membuka matanya tersebut.“Tante! Padahal baru saja aku akan menggenggam tangan gebetanku Tania. Memikirkan itu, membuatku jadi tidak konsentrasi untuk makan. Tanganku memegang pegangan tangga sebagai tumpuan. Kemudian, kubawa kotak tersebut ke dalam kamarku. Lupakan aja,” kataku dengan cuek.“Tapi jujur aja, punya kamu gede juga loh, hihihi…”Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar penuturan tanteku ini. Setelah pamanku berpesan untuk selalu menjaga kesehatanku, ia juga berpesan untuk menjaga tanteku. Obatin tuh keseleo kamu. Segera kusiramkan air ke kakiku dan barulah kusiramkan ke tubuhku.Tiba-tiba, insiden memalukan yang baru saja terjadi hinggap ke pikiranku. Namun aslinya jantungku sangat berdebar.




















