Entah kenapa, Mas Toto belum juga menjamah bagian paling peka dari tubuhku. Dia begitu menikmati jengkal demi jengkal lekuk tubuhku. Bokep china Kulitnya yang putih bersih, ditumbuhi bulu-bulu halus. Kalau bicara langsung atau telepon kan beresiko ada yang menguping. Dalam pesannya, dia minta ditemani nonton bola. SMS benar-benar menghubungkan cintaku padanya.Pintu kamar terkuak perlahan. Kakakku sampai kewalahan mengimbangi irama permainan suaminya. Sebetulnya aku ingin sekali berdua dengannya di malam seperti ini. Toto masih berdiri menunduk di belakangku. Aku kecewa berat. Mengenakan celana pendek dan kasus oblong. Sambil mendesis-desis, bibirnya yang seksi mulai melumat leher dan belakang kupingku. Kujawab tidak. Masih dengan SMS, dia ‘melaporkan’ hasil permainan dengan kakakku Dewi.Ternyata isi dalam SMS-nya adalah, “Aku membayangkan tubuh Lita ketika menindih Mbak Dewi.”
Gila..! Hampir aku tidak mendengar ucapannya. Isinya singkat, “LITA, TOKETNYA INDAH BANGET, SORRY YA NGACENG AJA.”
Aku tersenyum membacanya.




















