Hape ku kembali bergetar, kulihat ayah Dilla yang menelepon “halo ayah” kujawab “Fan, kamu besok ada acara gak? Bokep hot Kuawali aksi ku dengan membeli minuman soda (alih-alih traktiran karena aku baru saja gajian) dan martabak. “Ayu, mas jalan dulu sebentar, mau jemput kakak kamu” dengan agak kersa kuberitahu Ayu “iya mas, tapi jangan lama-lamagak ada orang soalnya nih mas, Ayu takut sendirian”, “iya Cuma sebentar kok”.Sesampainya dirumah setelah menjemput Dilla turun hujan lebat, dalam benakku berfikir hujan ini kesialan atau keberuntungan? Semenjak itu aku dan Ayu semakin sering ngentot sampai akhirnya aku menikah dengan Dilla dan Ayu mempunyai pacar kami masih sering melakukan tanpa sepengetahuan pasangan kami.,,,,,,,,,,,,,,,,,, Sesuai janji ku kepada Dilla setiaphari Jumat sore aku berangkat dari Jakarta ke kotanya untuk menghabiskan waktuku dengannya, kugunakan waktu-waktu itu untuk sesekali menikmati keindahan tubuh Ayu yang makin lama semakin menjadi-jadi hingga




















