Adakah yang lebih tabah dari aku? Bokep Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Pikiranku mendadak kacau. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. Siapalah aku, aku hanyalah tiang listrik yang mengadu nasib di jalan raya.,,,,,,,,,, Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Aku langsung ingin mengutuk diri. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Aku kini mulai bingung. Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan. Dia terpelanting. Dia terpelanting. Aku yakin sekali, orang tuanya sudah berhasil mendidiknya dengan ajaran agama. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu.




















